Hiu Paus dan Phobiaku
Awalnya kami melakukan permainan, jadi kami harus membuat 4 fakta tentang kita sendiri salah satunya harus hoax, yang aku buat 1. suka matematika, 2. suka main game, 3. pernah kasih makan gajah, 4. pernah jurit malam di gunung lawu. Yang hoax adalah nomer 1 tapi banyak yang mengira yang nomer 4, menurutku permainan ini sangant seru dan tebakanku benar semua padahal aku tidak terlalu kenal dengan teman-temanku
Selanjutnya Kak Inu mulai memandu kegiatan mengamati foto,
FOTO 1
Di foto pertama aku melihat seorang ibu seperti sedang mencetak sagu dan aku juga melihat sagu yang sudah di cetak bentuknya seperti roti, tapi sebenarnya aku tidak terlalu yakin dengan opiniku sendiri jadi aku mengikuti opini teman-teman yang lain.
FOTO 2
Di foto kedua, aku melihat ada nelayan yang sedang kasih makan hiu paus, jumlah hiu pausnya ada 3 tapi sayangnya aku takut hiu paus. aku ingat cerita papaku katanya hiu paus itu mambawa keberuntungan jadi kalau ada hiu paus di sekitar situ akan ada ikan-ikan yang lain, makanya nelayan selalu kasih makan hiu paus supaya mereka bisa mendapatkan ikan-ikan kecil.
Dari kedua foto itu yang menarik buatku adalah foto ke 2 karena tidak terlalu membingungkan, walaupun aku takut sama hiu paus.
Yang aku rasakan saat kelas, aku sangat menikmati sampai aku tidak sadar kelasnya sudah selesai.
Lokasi di foto pertama ada di desa Masihulan, kecamatan Seram, Maluku Utara, setelah aku mencoba googling ternyata Wallace pernah mengunjungi desa itu dan menurut dia sagu bisa jadi makanan pengganti roti.
Lokasi foto 2 ada di Perairan Kwatisore, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Papua setelah aku mencoba googling tentang desa kwatisore ternyata di sana habitat hiu paus makanya di sana banyak hiu pausnya.
Setelah aku googling tentang hiu paus ternyata hiu paus ada di teluk Cendrawasih, Situbondo, desa Botubarani, Talisayan Berau Kalimantan Timur. Hiu paus tidak makan manusia tapi makan plankton dan ikan teri
Phobiaku adalah orca, beruang, kutub, lumba-lumba, paus, dan kedalaman air. Kenapa aku takut orca dan lumba-lumba karena teksturnya itu licin dan mereka itu besar jadi tambah takut dan orca itu warna putihnya itu sangat menyeramkan buatku. Kenapa aku takut paus karena paus itu hewan terbesar makanya aku takut dengan paus.
Terima kasih sudah membaca,
Langit
Comments
Post a Comment